Di Masjid Tergeragap
08 Jul 2011 14 Komentar
in Puisi Akhmad Muhaimin Azzet Tag:bahasa, indonesia, jumrah, masjid, multazam, penyair, puisi, renungan, sajak, sastra
sebagaimana lontar kerikil jumrah, kebisingan ini berserak
menjelma detak irama langkah kerinduan yang mengetuki multazam
jiwa, yang terlalu kerap lusuh oleh derai musim dan zaman
yang tak pernah bertawajuh ketika galau memuncaki rongga dada
sungguh, alunan adzan yang sebenarnya telah berulang itu kini
melecut-lecut hingga kesombongan lantak dan tiarap tak tersisa
ini benar saat purnama, aku hanya basah air mata di mihrab suci
“menggenggam tali tarikat memang kadang seperti bara!” katamu
dan aku semakin tergeragap dari tidur panjang tanpa pelita
maka di masjid berbinar cahaya, serenada pun mengalirkan cinta
“doakan, ibu, menghadapi tawaran purba ada ketegaran selalu!”
Bumidamai, Akhmad Muhaimin Azzet.








Jul 08, 2011 @ 07:46:54
bagus sekali pak puisinya….
saya hanya bisa menikmati,,,
Jul 20, 2011 @ 06:21:24
Terima kasih banyak, Mas Mabruri. Ini juga masih belajar bagaimana menulis puisi yang bagus itu.
Jul 08, 2011 @ 08:33:55
tulisan yang bagus mas, salam kenal
terima kasih tulisannya
Jul 20, 2011 @ 06:22:23
Makasih banyak ya, Mas. Salam kenal juga dan selamat terus berkarya.
Jul 08, 2011 @ 10:59:19
cerita nurani anak manusia..
saya suka puisinya pak
Jul 20, 2011 @ 06:23:19
Iya, benar sekali, cerita nurani anak manusia. Makasih ya….
Jul 08, 2011 @ 13:03:09
“menggenggam tali tarikat memang kadang seperti bara!”
>interaksi yg tak mungkin dielakkan menjadi ujian bagi hati..
“doakan, ibu, menghadapi tawaran purba ada ketegaran selalu!”
>ibu tak akan pernah menyerah, hatinya senantiasa pasrah…
nice mas Akhmad…
Jul 20, 2011 @ 06:24:37
Makasih banyak ya, Mbak Astrid, sebuah pemaknaan yang luar biasa.
Jul 08, 2011 @ 13:05:36
aku seperti berada didalam masjid
dan menatap sosokmu disitu….?
Jul 20, 2011 @ 06:27:34
Sesosok yang sedang membaca puisi, kertasnya berhamburan ditiup angin yang kian kencang, hehe…
Jul 10, 2011 @ 18:42:31
pak Ahmad kidung hati ya…menyentuh mungkin hampir smua orng mengalami hal demikian…salam kenal pak dari saya.
Jul 20, 2011 @ 06:28:57
Makasih banyak ya, Mas Dodi. Salam kenal juga dan selamat berkarya.
Agu 02, 2011 @ 07:01:52
setidaknya sebulan ini masjidmasjid penuh ya,
*halah*
selamat ramadlan
dan saya tak pernah bosan membaca sajaksajakmu
Agu 05, 2011 @ 01:51:41
Iya, Mas Usup Supriyadi, sebulan ini masjid-masjid menjadi lebih makmur karena Ramadhan; semoga di bulan selanjutnta juga demikian. Makasih banyak ya, Mas. Selamat Ramadhan juga dan makasih banyak atas kunjungannya.