Kaliurang Tengah Malam

ini adalah perjalanan yang kesekian kalinya
sebuah romansa jejak para pemangku kerinduan
sebab kebisingan melebihi seteru angin
gemuruh kota merangsek hingga pendakian

memang kelelahan kadangkala menyergap
dengan rayuan yang sangat bercahaya
lagi-lagi doa, semoga tergeragap
tiada tersungkur menuju telaga pulang

ini adalah perjalanan menembus dingin
agar kebeningan senantiasa terjaga
tidak sekedar sujud mengancupkan kepala
tapi kesungguhan menebar salam cinta

Bumidamai, Yogyakarta.

Iklan

4 thoughts on “Kaliurang Tengah Malam

    • Wah, makasih ya… telah berkenan singgah.
      Pemangku kerinduan itu adalah orang yang tetap
      detia dalam menjaga rindunya; meski apa pun yang terjadi.
      Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s