Bergegas Senantiasa

hendak dibawa ke mana sampan tua ini, kekasih
bukankah gelombang bergegap menghantami senja
untuk bercermin saja kita menghadap ke karang
tanpa tahu di mana telaga keagungan berada
–mencericau tanyamu sehabis bangun dari mimpi

bukankah langkah terjal pun mesti ditempuh, kekasih
pendakian berpeluh menjilati tetes-tetes telanjang
yang pernah engkau bilang mari menyepuh makrifat
segeralah bergegas dari tidur yang panjang
menatap kita pada yang berbinar berjaga-jaga

Bumidamai, Yogyakarta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s