Tarawih

kerinduan yang bergulung itu kini tumpah
bersama butiran air mata, membasah

betapa lama jiwa ini tersaruk-saruk zaman
betapa ladang jiwa benar kerontang

kini, menggelar sajadah di taman cinta
menyatu rindu yang sesungguhnya

Bumidamai, Yogyakarta.

Iklan

16 thoughts on “Tarawih

  1. Melewati 1/2 bulan ramadhan ini…tantangan duniawi makin kuat…
    shaf tarawih berjamaah mulai berkurang
    namun yang bertahan adalah mereka yang petarung sejati…

  2. aku kangen jogja 🙂

    halo bang… aku punya blog untuk mewadahi para penyair dan sastrawan, jadi bukan cuma tulisanku saja… (yang khusus aku ya yang di wordpress) mampir ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s