Konfigurasi Air Mata

meriap dalam gurat dan jajar yang sungguh perih, penyesalan
mengapa baru terlahir setelah segalanya terkoyak dan muram
di rahim yang dulu tempat sujud dan bertadarus sunyi
betapa tandus kini, inikah padang bagi benih makrifat?
hanya air mata, sekadar air mata, tak tuntas memang
menebus segalanya yang telanjur direnggut penyembah berhala
sebab habis ruang untuk bertanya tentang salah siapa
kita pun pernah takabur meninggalkan surau tua
setelah pendakian: dan musyahadah dunia betapa indahnya

Bumidamai, Yogyakarta.

Iklan

6 thoughts on “Konfigurasi Air Mata

  1. nikmatnya iman
    setelah pendakian bukit nan terjal
    serta menapaki jalan yang berliku….
    sebuah harga yang terbayarkan untuk sebuah ikhlas…
    sementara aku masih terseok-seok dibelakang sana šŸ˜¦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s