Ungkapan Cinta

ini rindu kesadaran atau mabuk perjalanan di keremangan
mengungkapkan cinta sempoyongan pada siang dan malam
“jangan pernah mengaku menari seperti Rumi
kita tiada pernah mampu menahan dahaga!”
jubah putih berkibar-kibar, bergema dzikir
mengikuti angin setelah mengajarkan tentang ketulusan

terima kasih wahai guru bermujahadah di deru polusi zaman
ungkapan cinta sesungguhnya berdenyut jantung waktu
lantas mengalir darah ibadah di setiap jengkal jasad
kehidupan, tapi betapa limbung merindu
langkah kaki terantuk begitu saja ketika jiwa
menatap matahari tanpa ada kemungkinan gerhana

Bumidamai, Yogyakarta.

Iklan

6 thoughts on “Ungkapan Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s