Inikah Pertaubatan

tersungkur dengan segala rupa air mata
setelah bahagia, lantas berjingkrak-jingkrak
kembali

melolong untuk menghentikan alpa serupa
tapi begitu mudah lena
dan mengulang-ulang lagi

bahkan berjanji dengan segala kata
semoga pertaubatan yang ini
adalah sungguh perjalanan hati

Bumidamai, Yogyakarta.

Iklan

14 thoughts on “Inikah Pertaubatan

  1. mhmm… sakral
    ngebayangin penyatuan jiwa
    disaat penyesalan datang
    perlahan-lahan
    mengurai airmata
    yang menggumpal dirongga hati
    jatuh
    menetes perih
    bagai kristal menyentuh bumi.
    rebah dalam sujud nan
    tiada tara….
    ……….

  2. sya tidak bisa berpuisi…..
    yg hanya bisa sya katakan, “manusia acapkali lalai dgn janji2nya kepada Sang Khalik…!
    salam kenal ya 🙂

    • hehe… saya juga masih belajar dan belajar kok dalam menulis puisi
      dan, begitulah manusia, acapkali lupa, namun demikian, semoga kita lebih banyak ingatnya… makasih banyak ya atas kunjungannya dan salam kenal juga.

  3. hidup bagaikan putaran roda
    kadang hati terlena oleh hembusan nafas kepalsuan yang menyesatkan
    serta merta hati tertatih memohon pengampunan
    meski kadang langkah kaki kembali tersoak dan tersesat
    kepada Illahi Robbi jua kita kan kembali
    memohon memohon dan memohon dengan segala kerendhan hati

  4. sungguh keinginan taubat itu sering muncul sehabis melakukan dosa, api sehabis itu sering terulang lagi dan lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s