Nyanyian Cinta

di sepertiga malam yang menggumpal
aku merapatkan cinta, di atas sajadah
sebab kerinduan semakin berjejal
memenuhi dada yang tak sudah-sudah

tasbih berputar menjadi nyanyian cinta
puisi hati menghadap Tuhan Yang Kuasa
sungguh bukan karena cinta terbelah dua
cintaku pada rasul-Mu, duh pada-Mu jua

Bumidamai, Yogyakarta.

Iklan

14 thoughts on “Nyanyian Cinta

  1. Tentang sepertiga malam, mengingatkan saya pada sebuah bait puisi

    Kita bersua
    Bercinta
    Mesra
    Saat manusia buta
    Kita bertemu
    Bercumbu
    Mengadu
    Saat manusia bisu

    Memang, sepertiga malam yang akhir adalah saat-saat yang tepat untuk memadu cinta dengan-Nya.

  2. subhanallah,,
    adem ustadz puisinya,,, menyentuh ke kalbu, menggugah hati untuk selalu bercinta dengan yang di atas dalam keheningan malam.

    Maaf ustadz, baru menyapa kembali,, Alhamdulillah, baru sembuh dari sakit yg kemarin.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s