Awan Hitam di Matamu

apakah duka telah menjadi lautan
memenuhi seluas dada
awan hitam di matamu menyeretku
hingga sunyi yang paling dalam

jangan lagi, duhai, usah lagi
awan hitam semakin berarak
dan menjadi hujan

sebab ke mana lagi mengalirkan
segala yang tumpah
jika kerinduan telah tenggelam
menggelombang

Bumidamai, Yogyakarta.

Iklan

8 thoughts on “Awan Hitam di Matamu

  1. duka yang kuperam sekian lama
    kini menjelma rasa sakit serupa dosa
    langkah yang kutapak di rahim sunyi
    diam-diam menjadi kemarau yang hanya sanggup disirami puisi.

    izinkan, izinkan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s