Berdoa

apa yang bisa disembunyikan, dari detak jantung
betapa lirih atau sunyi sekalipun
ruang dan waktu adalah keniscayaan pengantin
senantiasa beriring seperti kita bernafas
maka berdoa, mengalirlah di sungai jiwa
agar yang membuncah tiada pangling muara
mengharap belaian meski datang tak tiba-tiba

ah, barangkali kanvas masih berlepotan noda
cat berwarna sedikit benar berbau bunga
untungnya masih tersisa telaga, kucelup-ancupkan
memilih pematang lurus laksana mata bercinta
menatap memang mempertemukan segala rasa
demikian juga berdoa, tak ubah merentang tangga
dengan ketulusan dan jubah wangi mempesona

Bumidamai, Yogyakarta.

Iklan

23 thoughts on “Berdoa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s