Disebabkan Seteru

disebabkan seteru engkau berdarah-darah
menyiapkan diri dengan senjata dan keberanian
siapa menjadi dungu sebab kita bersaudara

tidakkah ada sepakat sebagaimana dulu
membangun jembatan, rumah ibadah, dan makan bersama
sampai kapankah kematian begitu mudahnya

disebabkan seteru bisa kehilangan segalanya
dan itu kita sadar, sebelum saling curiga
kini anak-istri menangis seperih-perihnya

memang persoalan tak semudah kata-kata
tapi siapakah bisa mengingkari damainya cinta
kita saja yang buru-buru menutup mata

di sudut kota negeri tercinta,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

18 thoughts on “Disebabkan Seteru

    • Yang berseteru adalah yang tidak mau mengerti bahwa kita hidup di negeri yang sama dengan penghuni yang berbeda-beda, Mbak Mechta. Sungguh, semoga damai selalu. Makasih telah singgah kemari ya, Mbak.

  1. Saya baru tau blognya pak Azzet yang ini… huhu, ketinggalan ya saya -_-‘

    Di tanah yang berserakan kepentingan, kedamaian menjadi niscaya tanpa perseteruan… yang bisa dilakukan adalah meredam, kebersamaan yang diutamakan 🙂

  2. Andai peseteru hening sejenak, mendengar daras doa Pak A.M.A., menggebah debu perseteruan, indahnya ya Pak …mengubah energi perseteruan jadi kemakmuran
    Salam damai

  3. Assalamu’alaikum … ternyata link-nya masuk ke blog ini 🙂 padahal biasanya di blog sebelah. Tapi nggak apa2 seperti biasanya disini pun akang menikmati “jamuan” lain ari Ustadz 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s