Episode Pagi Setetes Embun

serupa kepasrahan yang membasahi pagi
masih berapa rakaat lagi kita memburu
padahal daun juga berkalang suatu ketika
lebih baik berkaca, wajah siapa betapa hina

hanyalah episode pagi setetes embun hingga hati
bila dzikir setiap nafas, memunguti yang hilang
seperti peziarah dengan dada sepenuh gemetar
bersiap menghadap, kapan saja senantiasa lapang

Bumidamai,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s