Kekasih, Duhai

inikah gelombang memenuhi dada
menerjangku yang rindu tiada tara
kekasih, duhai, kapankah berjumpa
siang dan malam inginnya segera

salam bagimu duhai Nabi tercinta
shalawat untukmu duh Rasul mulia

inikah jiwa yang disergap pesona
tak ada lagi luka apalagi menganga
tak kenal gelap semuanya cahaya
mengurai makna menempuh usia

Bumidamai, Yogyakarta.

Ada Gelombang

senantiasa bergemuruh, menghadapi karang seharian
ada gelombang yang begitu indah di dadamu
ya, dzikir itu, gelombang sarat ombak rindu dan cinta
yang tidak hanya menderu dalam tahajjud di malam syahdu
tapi segala gerak siang bekerja menuju kedamaian
dan engkaulah memang senantiasa berguru kedalaman samudra
memaknai usia, menata batu-bata bagi rumah keabadian

ada gelombang yang tidak saja gegap menghantam
tetapi juga lembut membelai, persoalan beragam
seperti kata ibu saat menunggui angin kemarau
merindui hujan dengan doa dan ketulusan dedaunan
“dengan sujud, anakku, menuntaskan segala beban!”
sementara gelombang biarlah menjelma wujud kesaksian
dan pertaubatan yang tak sudah-sudah teruraikan

Bumidamai, Yogyakarta.

Nyanyian Cinta

di sepertiga malam yang menggumpal
aku merapatkan cinta, di atas sajadah
sebab kerinduan semakin berjejal
memenuhi dada yang tak sudah-sudah

tasbih berputar menjadi nyanyian cinta
puisi hati menghadap Tuhan Yang Kuasa
sungguh bukan karena cinta terbelah dua
cintaku pada rasul-Mu, duh pada-Mu jua

Bumidamai, Yogyakarta.

Ungkapan Cinta

ini rindu kesadaran atau mabuk perjalanan di keremangan
mengungkapkan cinta sempoyongan pada siang dan malam
“jangan pernah mengaku menari seperti Rumi
kita tiada pernah mampu menahan dahaga!”
jubah putih berkibar-kibar, bergema dzikir
mengikuti angin setelah mengajarkan tentang ketulusan

terima kasih wahai guru bermujahadah di deru polusi zaman
ungkapan cinta sesungguhnya berdenyut jantung waktu
lantas mengalir darah ibadah di setiap jengkal jasad
kehidupan, tapi betapa limbung merindu
langkah kaki terantuk begitu saja ketika jiwa
menatap matahari tanpa ada kemungkinan gerhana

Bumidamai, Yogyakarta.